Sabtu, 18 Oktober 2014

Inilah 5 Negara Dengan Koneksi Internet Super Tercepat Di Dunia.



Pada era modern ini Internet seolah sudah mendarah daging dan menjadi makanan pokok yang wajib dan tak bisa lepas dalam keseharian bagi banyak populasi di dunia, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa hingga kaum manula pun juga turut menghabiskan waktu mereka untuk mengakses internet.
Internet sendiri adalah jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network).
Internet dimanfaatkan oleh orang-orang untuk mencari informasi atau berita tertentu, kadang-kadang juga mencari  lagu, video dan film untuk  di-download. Selain itu dengan internet dapat menambah wawasan dan pengetahuan kamu, tapi diantara semuanya mungkin  yang paling populer  dan yang paling sering dikunjungi  oleh pengguna internet adalah situs-situs sosial, seperti Facebook, Twitter, Google+ dll, sebagai salah satu media sosial di dunia maya untuk berhubungan dan berbagi  di balik monitor PC atau Gadget canggih zaman sekarang. Namun, tak jarang juga Internet disalah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, mulai dari peretas atau hacker, atau anak di bawah umur yang mengunjungi situs-situs terlarang (porno), bahkan perjudian pun bisa dilakukan di Internet.
Namun, di balik itu semua, ternyata masing-masing negara di dunia ini memiliki kecapatan koneksi Internet yang berbeda-beda. Yah beda negara, beda pula kecapatan koneksi Internetnya. Dan diantara banyaknya negara di penjuru dunia, ada beberapa negara yang memiliki koneksi Internet tercepat di dunia. Menurut merdeka.com diantaranya ada 5 Negara. Negara-Negara apa sajakah itu?

1. HONG KONG

Di peringkat pertama ada Hong Kong, Hongkong menjadi negara yang memilik koneksi internet tercepat di dunia.
Menurut laporan, koneksi Internet di Hong Kong  rata-rata memiliki kecepatan 63,6 Mbp (Megabits per seconds). Dengan kecepatanya ini, pengguna Internet di Hong Kong bisa mengunduh satu film dengan kualitas HD hanya dalam waktu dua menit saja. Wow !! sangat jauh berbeda dengan Indonesia.

2. JEPANG
 
Kemudian, di peringkat kedua adalah jepang, negara yang populer dengan produksi Anime (sebutan untuk kartun-kartun jepang) dan Manga (sebutan untuk komik-komikjepang) juga menjadi salah satu Negara yang memiliki koneksi Internet Tercepat di dunia.
Diketahui bahwa , warga-warga di negara dengan penduduk terpadat di dunia ini memperoleh kecepatan internet berkisar 50 Mbp. Jika diperhitungkan kecepatan ini lebih cepat sekitar 170% dari rata-rata kecepatan Internet di seluruh Dunia.

3. RUMANIA
Sebelumnya Rumania berada di peringkat ke-5, Namun kini, Rumania telah sukses menaikkan peringkatnya sebagai Negara nomor 3 yang memiliki koneksi internet tercepat di dunia. Jumlah rata-rata kecepatan koneksi internet Rumania yang telah naik 9% ini berkisar 47,9 Mbp.

4. KOREA SELATAN



Di peringkat berikutnya ada Korea Selatan, Negara yang di kenal sebagai pelopor perusahaan teknologi besar seperti Samsung dan LG juga termasuk sebagai salah satu Negara dengan koneksi internet tercepat di dunia dan berhasil menuduki peringkat ke-4.
Negara yang juga booming dengan artis-artis boyband/girlband dan drama serialnnya yang sedang diganrungi oleh remaja-remaja ini memiliki kecepatan  koneksi internet hingga 44,8 Mbp yang dipastikan dapat membuat gembira para pengguna gadget ataupun gamer yang mendambakan koneksi internet cepat namun dengan latensi rendah.

5. LATVIA




Dan terakhir di peringkat ke-5 ada Latvia, latvia berhasil menggenapi posisi lima besar dengan kecepatan koneksi hingga 44,2 Mbp.
Salah satu faktor latvia memiliki koneksi cepat adalah negara ini memiliki infrastruktur jaringan yang mumpuni dan hanya melayani wilayah negara yang boleh dibilang cukup kecil.


Nah itulah 5 Negara Dengan Koneksi Internet Tercepat Di Dunia, lalu bagaimana dengan negara kita, Indonesia ? wah jika dibandingkan dengan 5 negara diatas, Indonesia sangant jauh ke bawah. Menurut pencatatan Akamai, Indonesia berada di peringkat 99 dengan kecepatan koneksi Internet rata-rata 12,8 Mbps. 

Tapi, apasih yang menyebabkan kelima negara diatas menyandang predikat negara dengan koneksi internet tercepat?

Salah satu faktornya adalah negara diatas memiliki infrastruktur jaringan yang mumpuni dan berkualitas. Sudah baiknya sistem jaringan internet yang ada di Negara-negara tersebut. Sudah baik atau mumpuninya system ini dikarenakan adanya alat/teknologi yang memadai serta sudah tersedianya peralatan atau teknologi jaringan yang mumpuni dan berkualitas
.
Seperti apa alat atau teknologi jaringan yang mumpuni dan berkualitas?


Perangkat atau teknologi jaringan yang berkualitas pastinya adalah teknologi yang sudah teruji secara universal atau dunia. Teknologi tersebut sudah diakui dan dibuktikan oleh negara negara maju. Salah satu perusahaan jaringan terbesar di Dunia yang memperoduksi teknologi jaringan yang kini di pakai dinegara negara maju dan berkembanga dalah Cisco System. Cisco sendiri sudah buka cabang di Indonesia atau portal resminya beli.cisco.com 



Beli Cisco ini portal khusus buat kamu atau kamuwati untuk ngedapetin alat atau teknologi jaringan kelas dunia dengan mudah, dan terpercaya.
 
 
 


5 kesalahan yang menghambat bisnis Online



Bisnis Online saat ini menjadi salah satu primadona. Bagaimana tidak? Perkembangan yang dijanjikan tidaklah kecil, tapi menggurita!

Bisnis online yang dimaksud tidak hanya menjual barang secara online, tapi juga bisnis offline yang sudah mulai mengonlinekan bisnisnya. Tapi, banyak sekali pebisnis yang merasa gagal dalam mengembangkan bisnis secara online, apa saja penyebab kegagagalannya?

1.       Minimnya referensi dan malas belajar
Knowledge is everything. Carilah referensi yang banyak, cari tahu bagaimana bisnis lain bisa sukses dari online, cari tahu strategi mereka, kesulitan mereka dan bagaimana cara mereka menghadapi kesulitan tersebut. Intinya, jangan malas dan merasa sudah tahu semuanya!

2.       Tidak Fokus
Tidak fokus yang dimaksud adalah banyak pebisnis yang hanya sekedarkan untuk mengonlinekan bisnisnya, belajar seadanya, dan menyediakan waktu seadanya pula.

3.       Single Fighter 
Mungkin seorang pebisnis sudah focus, tapi focus saja tidak cukup karena perkembangan yang dihasilkan tidak akan menjadi sangat besar kalau hanya dijalankan sendirian.

Mulailah merekrut pegawai yang handal, mulailah mencari partner yang terpercaya, sehingga kamu bisa lebih konsentrasi untuk memikirkan perkembangan dan strategi untuk bisnis kedepannya.

4.       Takut investasi aset IT
Ini dia masalah yang banyak dihadapi oleh pebisnis UKM, mereka umumnya takut untuk investasi aset, terutama aset IT. Padahal aset IT merupakan salah satu pendongkrak perkembangan bisnis.

5.       Cepat menyerah 
Banyak pebisnis yang cepat menyerah melihat bisnisnya lama berkembang. Kalau sudah pesimis, bagaimana bisnis bisa berkembang?

Cari tau kesalahan2 apa saja yang kamu lakukan dan cari tau strategi-strategi baru yang belum kamu lakukan. Never Give Up!

Rabu, 17 September 2014

Inilah Penyebab Dari Lemot dan Mahalnya Koneksi Internet Di Indonesia!!!

“Udah bayar mahal-mahal, tetep aja lelet!!!!” mungkin hal itu sering kamu ucapkan saat mengeluhkan koneksi internet lelet atau lambat. Saya yakin pasti kalian pernah mengalaminya, saya  sendiri pun pernah merasakannya, bahkan sering hehe
Tanpa kita sadari internet sudah menjadi bagian dari hidup kita, mulai dari komunikasi, bahkan pekerjaan/bisnis pun mengandalkan internet.
Menurut riset,  kecepatan koneksi internet di Indonesia memnduduki peringkat ke-99 untuk wilayah Asia Pasifik. 


Dari data diatas terlihat bahwa kecepatan koneksi internet Indonesia rata-rata 12,8 Mbps (Megabits per seconds) dan masih jauh tertinggal dengan negara-negara saingannya seperti malaysia, hongkong, hingga korea selatan.

Pernah kepikiran gak sih “Kenapa koneksi Internet Internet di Indonesia lambat dan Mahal?” 





Indonesia tidak memiliki koneksi langsung ke jaringan Internasional atau biasa disebut Tier-1 yang berpusat di Amerika,Sehingga koneksi internet harus melalui beberapa negara terlebih dahulu seperti Singapura,Hongkong, Hawai, dan berakhir di Amerika, dikarenakan mahalnya koneksi maka satu jalur koneksi harus dibagi ke beberapa user sehingga menyebabkan koneksi lambat, jika Indonesia memiliki koneksi langsung ke Tier-1 maka negara-negara seperti yang disebutkan diatas mendapatkan pesaing, sehingga harga bandwith saling berkompetisi. Disamping itu untuk layanan internet yang berbasis satelit, harus menggunakan satelit dalam negeri seperti contohnya 2 operator seluler yang menyediakan layanan internet  yang notabene tarifnya mahal. Sebagai perbandingan tarif internet Indonesia 48 kali lebih mahal daripada Singapura.

    

 
Indonesia tercatat sebagai Negara dengan pengguna Internet terbanyak ke-8 di dunia, dan untuk wilayah Asia Pasifik,  Indonesia berada di  posisi ke-4 setalah Tiongkok (cina), India, dan Jepang. Hampir ¼ atau sekitar 22.4% dari seluruh total populasi Indonesia adalah pengguna Internet. Hal merupakan salah satu factor yang membuat lambatnya biaya Internet di Indonesia, karena dengan tingginya pengguna Internet maka pembagian jaringan internet menemui titik limitnya, dan otomatis koneksi Internet pun akan lambat.
     

 

Pemerintah di Negara-negara lain di luar Indonesia sangat selektif dalam hal memberikan ijin bagi operator baru yang ingin membuka sebuah perusahaan dan biasanya tidak lebih dari 5 perusahaan operator yang beroperasi. Tidak sama halnya di Indonesia,  kini terhitung kurang lebih ada 9 operator seluler di Indonesia. Ini menyebabkan jaringan internet tidak efisien , karena masing-masing operator akan mendapatkan spekturm jaringan yang sangat kecil karena harus berbagi dengan operator lainnya yang ikut bersaing dalam hal menyediakan layanan koneksi internet. Dan sebagai dampaknya kualitas koneksi internet yang di dapatkan oleh konsumen yang berlangganan akan lambat.
 

 


Teknologi Jaringan yang memadai sangat berpengaruh sekali dengan kecepatan internet yang ada di Indonesia. Kebanyakan dari pengguna internet yang ada pada saat ini cenderung lebih mementingkan harga dibanding kualitas.
Misalnya saja, Banyak suatu perusahaan atau user yang tidak menggunakan alat/teknologi jaringan seperti wifi, router, nirkabel yang berkualitas. Akibatnya penyampaian sinyal atau koneksi pun menjadi terganggu karena alat yg tidak memadai.
Karena pada dasarnya kemajuan teknologi sangat berpengaruh terhadap perkembangan produk. Produk yang berkualitas tentu akan menghasilkan kecepatan yang jauh lebih baik.

Padahal di Indonesia sudah banyak perusahaan yg memproduksi teknologi jaringan dengan kualitas terbaik bahkan kelas dunia seperti cisco, TP-link, Mikrotik, Juniper dsb.
Tapi kalo menurut saya Cisco yang paling bagus dibanding yang lainnya. berdasarkan pengalaman yang pernah saya rasain kalo pake produk jaringannya cisco kaya nirkabel (wifi) koneksi internet dirumah jadi jauh lebih cepet.
Buat sharing pengalaman aja, kalo beli perangkat jaringan kaya cisco, mikrotik, juniper, dll jangan asal beli disembarang supplier, karena banyak penipuan seperti isinya diambil, dan dirubah2 dalamnya.
Kalo saran saya, beli di distributornya langsung aja, lebih aman dan terpercaya.
Salah satu distributor perangkat jaringan yang saya tau di Indonesia adalah Beli Cisco  (distributor dari cisco), disana tersedia berbagai macam produk cisco mulai dari router, nirkabel, switch dsb. 





 
Selain banyaknya jumlah operator seluler penyedia layanan internet di Indonesia, program promosi-promosinya pun juga mempengaruhi tingkat kecepatan koneksi Internet di Indonesia. Wajar apabila koneksi internet di Indonesia sangat lambat karena program,-program promosi tersebut yang bertujuan menjaring pelanggan cenderung membuat kualitas jaringan menurun. Dan juga besar biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen sebanding dengan kualitas jaringan yang mereka terima, sehingga patokan harga ala operator tersebut sudah membudaya.
 

Indonesia adalah  negara kepualan yang memiliki pulau terbanyak di dunia. Tercatat lebih dari 13 ribu pulau berada di kawasan Indonesia yang terbentang seluas 1.9 km2, serta ciri khas wilayah Indonesia yang berbukit dan berlembah menjadi masalah bagi operator penyedia jaringan internet dalam membangun infrastruktur jaringan internet. Intinya, mereka membutuhkan biaya yang relative besar dalam membangun infrastruktur tersebut dibandingkan dengan wilayah dengan medan geografis yang normal, hal inilah salah satu factor penyebabyang lambat dan mahalnya biaya internet di Indonesia.


 

Bila diantara agan ada yang pernah ingin ataupun sudah membangun sebuah website dengan menggunakan hosting server, pasti tahu kalo biaya dengan server lokal lebih mahal dibandingkan server luar negeri. Memang benar bahwa kecepatan server hosting di luar Indonesia lambat namun dengan harga yang murah, inilah yang mebuat kebanyakan para webmaster Indonesia lebih memilih server hosting luar negeri untuk menghemat biaya. Sehingga pengguna internet dari Indonesia yang kebetulan berkunjung ke website dengan layanan hosting luar negeri  akan merasakan lambatnya loading website tersebut.




Perusahaan operator seluler di Indonesia diwajibkan membayar BHP atau Biaya Hak Penyelenggara dengan nilai nominal yang sangat tinggi. Hal ini membuat perusahaan-perusahaan tersebut berpikir agar tidak terjadi kerugian, maka mereka melakukan segala cara yang efisiensi agar modal mereka bisa kembali. Dampaknya lagi-lagi tertuju pada konsumen atau pelanggan yang otomatis harus membayar mahal juga terhadap jasa internet yang disediakan perusahaan opearotor seluler tersebut. Sisi nengatif laiinya dari tingginya biaya BHP adalah terhambatnya perkembangan teknologi yang di bangun dibangun oleh operator seluler, misalkan teknologi 3G (ROI) yang katanya belum kembali modal, otomatis investasi operator pada teknologi berikutnya seperti  4G/LTE  jelas tidak mungkin dilakukan.

 
Semoga bisa bermanfaat  & menambah wawasan serta pengetahuan. Jangan lupa kasih komentar dan sarannya ya :D